IT Sourcing Part 1
Mengapa Outsourcing ???- Meningkatkan fokus perusahaan.
- Memanfaatkan kemampuan kelas dunia.
- Mempercepat keuntungan yang diperoleh dari proses re-engineering.
- Membagi resiko.
- Sumber daya sendiri dapat digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan lain
- Memungkinkan tersedianya dana kapital/modal.
- Menciptakan dana segar.
- Mengurangi dan mengendalikan biaya operasi.
- Memperoleh sumber daya yang tidak dimiliki sendiri.
- Memecahkan masalah yang sulit dikendalikan atau diolah.
Pengertian Outsourcing
Usaha untuk mengontrakkan suatu kegiatan pada pihak luar untuk memperoleh layanan
pekerjaan yang diinginkan.
“The transfer to a third party of the continuous management responsibility for
the provision of a service governed by a level agreement”
(Shreeveport Management Consultancy)
Potensi keuntungan dari outsourcing adalah memperoleh kesempatan mengatur organisasi yang lebih fleksibel untuk melakukan core activity-nya.
Sebelum Melakukan Outsourcing
- Bagaimana kerja standar untuk industri tertentu telah berubah dalam arti mutu, kecepatan dan tingkat pelayanan?
- Bagaimana benchmark kinerja dari perusahaan skala dunia?
- Bagaimana hasil kinerja perusahaan sendiri?
- Berapa biaya aktivitas yang dilakukan sendiri tersebut?
- Berapa biaya ketika aktivitas yang dimaksud di-outsource-kan?
- Apakah kinerja sendiri dapat diperbaiki secara berarti dengan mengacu pada benchmark tanpa melakukan outsource?
- Apakah volume pekerjaan cukup untuk mengembangkan perbaikan secara radikal dengan cukup ekonomis?
- Untuk kegiatan yang sama, apakah perusahaan kompetitor melakukan outsourcing?
- Aktivitas apa yang akan di-outsource-kan?
- Bagian dari aktivitas mana yang akan di-outsource-kan?
- Apakah akan di-outsource-kan sekaligus untuk jangka waktu yang lama?
- Apakah dicoba dahulu di-outsource-kan untuk jangka waktu tertentu saja?
- Kepada siapa akan di-outsource-kan?
- Bagaimana memilih mitra outsource?
- Bagaimana bentuk outsource-nya?

0 comments:
Post a Comment