Tuesday, 29 March 2016

Perancangan Strategis Sistem Informasi - 4 (Perencanaan dan Perencanaan Strategis)

Perencanaan dan Perencanaan Strategis
v  PERENCANAAN
 “Fungsi dasar manajemen yang melibatkan formulasi / pembentukan satu atau lebih rencana yang detil untuk dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan secara optimal serta menggunakan sumber daya yang ada.” ((BusinessDictionary.com, 2013))

       Dalam perencanaan ada langkah – langkah yang esensial atau sangat dasar untuk diperlukan agar suatu rencana dapat tersusun dan akhirnya berjalan sesuai harapan :
·         Mengidentifikasi tujuan atau sasaran dari dibentuknya rencana itu,
·         Membentuk STRATEGI untuk mencapai tujuan atau sasaran,
·         Menyusun atau membentuk sarana yang digunakan untuk mencapai sasaran,
·         Implementasi, pengarahan serta pengawasan terhadap semua langkah – langkah yang telah disusun agar berjalan sesuai tahapan dan harapan yang telah dibentuk saat pembentukan rencana.
v  PERENCANAAN STRATEGIS
”Perencanaan strategis adalah sebuah proses dalam organisasi di mana bertujuan untuk mendefinisikan strategi, arahan dan membuat keputusan tentang alokasi sumber daya untuk mengejar strategi.” (Wikipedia, 2013)
           Perencanaan strategis adalah perwujudan strategi yang disusun dalam rencana di mana di dalamnya terdapat bagaimana strategi , arahan dan pembuatan keputusan sehingga dapat mewujudkan strategi dan terciptanya manajemen yang baik dalam berjalannya proses. Perencanaan strategis bukanlah suatu hal yang kaku, namun lebih ke pengarah bagaimana organisasi nanti akan bekerja. Hal – hal yang perlu diperhatikan adalah :
·         Mendasarkan proses perencanaan strategis  anda pada pemahaman yang nyata dari lingkungan luar.
·         Gunakan hasil kerja anda untuk memperluas pemahaman anda tentang lingkungan eksternal dan kapasitas anda sendiri, kekuatan dan kelemahan diri kita.
Teknologi informasi dan sistem informasi 
v  TEKNOLOGI INFORMAS
Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.” (William & Sawyer, 2003)
Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar.” (Oxford Dictionary - Terjemahan, 1995)
Kesimpulannya, teknologi Informasi adalah istilah untuk teknologi yang mencakup pembuatan, penyimpanan, pertukaran, penggunaan informasi. Teknologi informasi menggabungkan komputasi dan komunikasi sehingga penyampaian informasi menjadi lebih cepat. Lalu, sistem informasi itu apa sama dengan teknologi informasi ?
v  SISTEM INFORMASI
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan.”(Tata Sutabri, S.Kom., MM, 2005:36)
 “Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai” Lani Sidharta (1995: 11)
               Sistem informasi adalah sistem yang dibentuk dan digunakan dalam suatu organisasi maupun perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan serta mengolah data hingga akhirnya dapat mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi. Teknologi informasi adalah teknologi yang berkaitan dengan informasi baik itu pengumpulan, pengolahan dan penyebaran informasi. Baik hardware maupun software. Sedangkan sistem informasi adalah sistem yang memang dirancang untuk melakukan pengumpulan, penyimpanan serta pengolahan data sehingga nantinya dapat berguna dalam pelaporan informasi – informasi untuk pihak manajemen atas dan menjadi dasar pertimbangan suatu keputusan. Sistem informasi membutuhkan teknologi informasi dalam pembentukan sistemnya sehingga dapat menerapkannya pada proses bisnis yang ada sehingga tujuan perusahaan menjadi dalam pencapaiannya akan lebih efektif.
Perencanaan strategis sistem informasi

         Menyimpulkan definisi dari perencanaan strategi dan sistem informasi, maka perencanaan strategis sistem informasi dapat diartikan sebagai :
”Rancangan sistem secara strategis di mana di dalamnya berisi bagaimana nantinya sistem dapat membantu kegiatan bisnis perusahaan sehingga dapat sesuai strategi.”
         Manfaat perencanaan strategis informasi bagi suatu organisasi adalah terciptanya sistem informasi yang strategis sehingga dapat menyebabkan :
·         Daya saing lebih kuat
·         Pencapaian tujuan organisasi lebih efektif
·         Memberi nilai tambah tersendiri
·         Pemahaman kondisi persaingan menjadi lebih dalam sehingga paham bagaimana harus bersaing
·         Pentingnya perencanaan strategis sistem informasi jelas yang paling utama adalah terciptanya sistem sehingga dapat mendukung proses yang ada dalam organisasi. Organisasi mengendalikan bisnis, teknologi informasi yang menjadi sarana nya.
                Sistem informasi lebih fokus ke bagaimana perusahaan dapat memaksimalkan penerapan teknologi informasi pada proses bisnisnya. Jika diamati lebih dalam, sebenarnya sistem informasi merupakan irisan dari teknologi informasi dan bisnis. Sistem informasi menganalisa semua kebutuhan perusahaan akan teknologi informasi. Semua kebutuhan tersebut akhirnya dirancang dalam bentuk rencana strategis dan diimplementasikan. Ketika infrastruktur teknologi informasinya terbentuk dan siap melayani kebutuhan perusahaan sesuai dengan tujuan perusahaan maka bisa dibilang perencanaan berjalan sesuai rencana. Itulah hubungan timbal balik antara sistem informasi dan teknologi informasi.

           Tanpa perencanaan yang tepat, penerapan teknologi informasi dalam organiasasi akan tidak sesuai harapan. Hal – hal yang mungkin terjadi :
·         Investasi teknologi informasi tidak mendukung sasaran bisnis yang menyebabkan tidak terkontrolnya sarana teknologi informasi yang ada.
·         Sistem yang tidak terintegrasi rawan terjadi kehilangan data.
·         Penurunan produktivitas akibat perusahaan tifak menentukan prioritas proyek teknologi informasinya
·         Manajemen informasi yang tidak akurat
·         Strategi teknologi informasi / sistem informasi tidak sejalan dengan strategi bisnis perusahaan.
·         Proyek SI / TI hanya dipandang dari segi keuangan saja sehingga dianggap boros dan investasi yang berlebihan saja.
Evolusi sistem informasi dan teknologi informasi
                Di era data processing, sistem informasi lebih diutamanakan untuk melakukan kegiatan operasional dengan mengotomatisasi kegiatan – kegiatan yang berhubungan dengan sistem informasi yang dipakai. Sedangkan pada masa management information system, sistem informasi digunakan untuk meningkatkan manajemen dengan menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh pihak manajemen yang nantinya digunakan untuk pengambilan keputusan.
                Dewasa ini kita telah memasuki era strategic information system, di mana sistem informasi digunakan untuk meningkatkan persaingan dengan melakukan pengembangan strategi yang dipakai pada suatu sistem informasi perusahaan yang nantinya akan dipakai oleh perusahaan tersebut. Di era yang mana persaingan menjadi semakin lebih ketat ini maka diperlukan penyusunan rencana strategis SI / TI. Teknologi informasi bukan sekedar menjadi sarana pengayaan atau gengsi saja, tapi menjadi salah satu komponen penting yang akan mendukung proses bisnis. Tanpa penyusunan strategis yang tepat, maka peluang perusahaan akan mengalami salah ambil langkah akan menjadi petaka dan penyebab kalah bersaing.
Refrensi :

http://library.binus.ac.id/eColls/eThesis/Bab2/2010-1-00737-SI-Bab%202.pdf

Sunday, 27 March 2016

Perancangan Strategis Sistem Informasi - 3 (Implementasi Manajemen Strategis)

 Implementasi Manajemen Strategis

Cara atau jalan dimana para perencana strategi menentukan sasaran dan mengambil keputusan



·                     Analyzing the environment.
·                     Planning direction.
·                     Planning strategy.
·                     Implementing strategy.
Tahapan Perencanaan Strategis :


·                     Menetapkan misi dan tujuan perusahaan
·                     Meneliti ancaman dan peluang
·                     Meneliti kekuatan dan kelemahan
·                     Mempertimbangkan alternatif strategi
·                     Memilih strategi
·                     Implementasi strategi
·                     Evaluasi strategi

PERUMUSAN STRATEGI 

·                     Merumuskan misi perusahaan, meliputi rumusan umum tentang maksud keberadaan (purpose), filosofi (philosophy), dan tujuan (goal).
·                     Mengembangkan profil perusahaan yang mencerminkan kondisi intern dan kapabilitasnya.
·                     Menilai lingkungan ekstern perusahaan, meliputi baik pesaing maupun faktor-faktor kontekstual umum.
·                     Menganalisis opsi perusahaan dengan mencocokkan sumber dayanya dengan lingkungan ekstern.
·                     Mengidentifikasi opsi yang paling dikehendaki dengan mengevaluasi setiap opsi yang ada berdasarkan misi perusahaan.
·                     Memilih seperangkat sasaran jangka panjang dan strategi umum (grand strategy) yang akan mencapai pilihan yang paling dikehendaki.
·                     Mengembangkan sasaran tahunan dan strategi jangka pendek yang sesuai dengan sasaran jangka panjang dan strategi umum yang dipilih.
·                     Mengimplementasikan pilihan strategik dengan mengalokasikan sumber daya anggaran yang menekankan pada kesesuaian antara tugas, SDM, Struktur, teknologi, dan sistem imbalan.
·                     Mengevaluasi keberhasilan proses strategik sebagai masukan bagi pengambilan keputusan yang akan datang.
 
Corporate Strategy
 
Merupakan strategi perusahaan yang dikhususkan pada beragam bisnis atau sekumpulan bisnis.

Business Strategy
 
Atau strategi kompetitif karena selain sebagai wujud strategi perusahaan dengan lini bisnis tunggal, juga berhubungan dengan produk atau jasa di pasar.

Functional Strategy
 
Merupakan strategi yang berkaitan dengan intrepretasi peran dari fungsi atau departemen dalam menerapkan strategi bisnis atau strategi corporate.

Operating Strategy
 
Merupakan strategi yang bersifat lebih terbatas, yaitu pada tingkatan unit operasional dan untuk menangani tugas operasional harian dari strategi, sehingga lebih bersifat berkelanjutan.

KUNCI KEBERHASILAN

Strategic Thinking : creative, entrepreneurial insight into the ways the enterprise could develop.
Strategic Planning : systematic, comprehensive analysis to develop a plan of action.
Opportunistic Decision Making : effective reaction to unexpected threats and opportunities.

Wednesday, 23 March 2016

Perancangan Strategis Sistem Informasi - 2 (Penerapan Teknologi Informasi Pada Strategi Bisnis)


Penerapan Teknologi Informasi Pada Strategi Bisnis

Mengapa Strategi SI Perlu Dibuat?
  • Sumber daya yang dimiliki perusahaan sangat terbatas sehingga perlu dioptimalkan.
  • Untuk meningkatkan daya saing atau kinerja perusahaan, karena para kompetitor memiliki sumber daya teknologi yang sama.
  • Untuk memastikan bahwa asset teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung meningkatkan profitabilitas perusahaan, baik berupa peningkatan pendapatan atau revenue maupun pengurangan biaya-biaya atau costs.
  • Untuk mencegah terjadinya kelebihan investasi (over investment) atau kekurangan investasi (under investment) di bidang teknologi informasi.
  • Untuk menjamin bahwa teknologi informasi yang direncanakan dan dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan bisnis perusahaan akan informasi.

Unsur-unsur Dalam Strategi SI
  1. Sistem Informasi : jenis-jenis informasi apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan dan hal-hal yang berkaitan dengannya (kecepatan proses pengolahan data menjadi informasi, tingkatan detil informasi, cara menampilkan informasi, volume dan transaksi informasi, penangung jawab informasi, dan lain sebagainya).
  2. Teknologi Informasi : komponen-komponen perangkat keras (komputer, infrastruktur, alat komunikasi, dll.) dan perangkat lunak (aplikasi, sistem operasi, database, dll.) yang harus tersedia untuk menghasilkan sistem informasi yang telah didefinisikan.
  3. Manajemen Informasi : perangkat manusia (brainware) yang akan mengimplementasikan sistem informasi yang dibangun dan mengembangkan teknologi informasi sejalan dengan perkembangan perusahaan di masa mendatang.

Penyusunan Strategi SI Hendaknya Memperhatikan :
  • Business Strategy
  • Business Trends
  • Competitor Analysis
  • IT/IS Trends
  • Existing IT/IS

Keunggulan Strategis Bisnis Berbasis TI
  • Find out more about customer requirements.
  • Monitor customer perceptions of service.
  • Enable rapid and accurate response to customer queries.
  • Provide a range of delivery options to meet customer needs.
  • Reduce new product introduction lead times.
  • Enable knowledge sharing across the organization to facilitate innovation.

Kunci Sukses Bisnis Berbasis TI
  1. Identifying the target market, and developing a unique base of information about the selected market and its needs.
  2. Establishing a specialist process via systems to produce a clear cost advantage or distinctive customer value proposition vis-a`-vis general market servers.
  3. Linking the organization via systems into the business processes of customers to increase switching costs and establish potential barriers to re-entry from general market servers.

Aspek Penting Dalam Penyusunan Strategi
  • Natural selection stipulates that organizations that use high-payoff strategies have competitive advantages over those using low-payoff strategies.
  • Imitation describes how organizations mimic the practices of successful peers in their industry.
  • Reinforcement is concerned with how organizations monitor their own behaviors and favor the strategies that resulted in high payoffs in the past.
  • Best reply is the behavior where in organizations formulate their strategies based on what they expect their competitors will do.

Friday, 11 March 2016

Perancangan Strategis Sistem Informasi - 1



Perancangan Strategis Sistem Informasi

Kali ini saya akan memposting sedikti materi tentang matakuliah yang saya ambil pada semester 4 kali ini yaitu "Perencanaan Sistem Strategis Sistem Informasi (PSSI)".
Mata kuliah PSSI ini mempelajari tentang bagaimana cara membuat perencanaan sistem informasi yang baik dengan menggunakan metode dan aturan tertentu sehingga dapat berhasil saat diterapkan. Di sini saya akan membahas tentang Perencanaan Strategis Sistem Informasi serta beberapa metode-metode yang dapat digunakan.

Banyak pendapat mengenai definisi perencanaan strategis sistem informasi disini saya akan tampilkan pendapat dari beberapa ahli :

“Proses untuk mengidentifikasi sejumlah portofolio solusi sistem dan teknologi informasi (computer-based application & solution) untuk mendukung organisasi mencapai rencana bisnis dan tujuan bisnisnya” 
-LEDERER & GARDINER 1992-

“Proses untuk sistem aplikasi yang dapat mendukung dan mengembangkan strategi organisasi, serta menyediakan framework untuk mengimplementasikan sistem ini secara efektif”  
-FIDLER & ROGERSON, 1996-

Jadi dapat disimpulkan bahwa Perencanaan Strategi Sistem Informasi adalah suatu proses untuk menyusun perencanaan untuk penggunaan dan implementasi sistem dan teknologi informasi secara komprehensif pada suatu organisasi/ perusahaan yang sejalan (aligned) dengan strategi bisnis organisasi/ perusahaan untuk mendukung pencapaian tujuan (goals) organisasi secara efektif dan efisien.

Metode-Metode Perencanaan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi :

1.        Business System Planning (BSP)
BSP merupakan satu metoda perancangan strategi sistem informasi yang mengkombinasikan antara pendekatan top down dan pendekatan bottom up. Metode inid ikembangkan oleh IBM pada tahun 1980.




Proses Utama pada BSP :
·         Penentuan Tujuan Bisnis Perusahaan (Business Objective)
·         Penentuan Bisnis Proses
·         Penentuan Data-Data Kelas
·         Penentuan Arsitektur Informasi Perusahaan
Dalam metoda BSP, untuk dapat menentukan proses bisnis dalam suatu organisasi, terlebih dahulu kita harus memahami siklus hidup sumber daya yang terdapat dalam organisasi tersebut.
Tahap 1 : Requirements, Planning, Measurement and Control
Tahap 2 : Acquisition and Implementation
Tahap 3 : Stewardship
Tahap 4 : Retirement or Disposition

2.        Four-Stage Model
Four-stage model merupakan salah satu metoda yang digunakan dalam perencanaan teknologi /sistem informasi. Model ini bertujuan untuk mengidentifikasi proyek sistem
informasi yang akan dibangun dan mengidentifikasi kebutuhan sumber daya sehingga
mendukung pencapaian tujuan organisasi.


Four-stage model terdiri dari empat tahap/ aktivitas utama , yakni :
Tahap 1 : Perencanaan informasi strategis
Tahap 2 : Analisa kebutuhan informasi
Tahap 3 : Alokasi sumber daya
Tahap 4 : Perencanaan proyek



3.        Information Engineering Technology (IEM)
IEM merupakan sekumpulan teknik-teknik formal yang saling terkait dimana model perusahaan bisnis, model data, dan model prosesnya dibangun berdasarkan pengetahuan yang dapat dipahami dan digunakan untuk membuat dan mengatur sistem pemrosesan data. IEM dikembangkan oleh James Martin pada tahun 1970 dan digunakan pertama kali pada saat ia bekerja di Institut Perancangan Sistem IBM.
IEM memungkinkan Departemen Sistem Informasi (IS) untuk menyusun tujuan-tujuannya bersamaan dengan strategi-strategi perusahaan/ organisasi. Sebagai timbal balik, pencapaian tujuan-tujuan IS turut mendukung kesuksesan rekayasa ulang bisnis. Tahapan perancangan dan pembangunan dapat diautomasi oleh alat bantu.
CASE (Computer Aided Software Engineering)  =>  IE Workbench
IEM terdiri dari empat tahap/ aktivitas utama, yakni :
Tahap 1 : Perencanaan Strategis Informasi
Tahap 2 : Analisis Area Bisnis
Tahap 3 :Perancangan Sistem

 

© 2013 CodeWar. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top